Angka bunuh diri dan kematian di dunia, diantaranya disebabkan oleh stress dan depresi. Stress dan Depresi memilki sebab musabab yang terikat terhadap perkara lain, seperti obat - obatan, narkotika, dan minuman keras. Selanjutnya, bagaimana seseorang hingga menjadi stress dan Depresi ? Akibat apa yang dialami oleh mereka yang stres ? Dan bagaimana tindakan yang harus dilakukan oleh orang stress dan depresi ? didalam ini secara mudah dibahas tentang penyakit ini, baik dari hukum kausalitasnya maupun tindakan secara syari'.
Selain itu stres dan depresi banyak yang tidak merasakan kehadirannya, sehingga sipenderita tidak sadar bahwa ia telah mengidap jenis penyakit itu. Oleh karena itu bisa saja anda sendiri telah mengalaminya.
A. Gejala - Gejala Gangguan Jiwa
Merasa sedih dan sempit, disertai dengan tangisan, tidak selera makan, tidak bergairah melakukan apapun, tidak berkonsentrasi, dan merasa mudah lupa.
Gejala lainnya : Mengharap kematian, berpikir melakukan bunuh diri sendiri dan juga terhadap dunia disekelilingnya. Hal itu disertai dengan ketidaktenangan pada waktu tidur dan menurunnya berat badan. Yang wanita terkadang mengalami keterlambatan datang bulan (haid), sedangkan yang pria terkadang mengalami kelemahan seksual.
Terkadang ia beranggapan bahwa dirinya menderita suatu penyakit. Terkadang ia mendengar suara-suara yang aneh yang berbicara kepadanya, yaitu yang disebut dengan halusinasi, dan hal ini sangat jarang terjadi dalam penyakit depresi.
Orang yang menderita depresi biasanya merasa bersalah atas hal-hal yang sepele yang pernah ia lakukan, yang menjadikan dirinya lebih memilih untuk tidak melakukan sesuatu dari pada mendorong dirinya untuk bertaubat, berkarya dan berbuat baik.
Orang yang mengalami depresi terkadang membunuh orang lain sebagai bentuk kasih sayang terhadap mereka! Biasanya yang menjadi korban adalah istri dan anak, sebagaimana yang diberitakan dalam surat kabar, dari waktu kewaktu. Sipembunuh ini terkadang mengalami keadaan depresi. Ia mendahulukan perbuatan ini terhadap orang-orang disekitarnya dari pada terhadap dirinya. Ini karena ia tidak ingin orang-orang yang ada disekitar itu mengalami kehidupan yang sengsara. Ia membunuh mereka terlebih dahulu baru kemudian membunuh dirinya sendiri. (Artikel Syeikh Dr. Said Abdul Azhim)
B . Apa penyebab Depresi ! ( To Be continue in Part II)
Minggu, 06 September 2009
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)




0 komentar:
Poskan Komentar